: Dirja Wiharja
Adakah yang lebih mengerikan selain rindu?
Rindu adalah perang.
Pertempuran siang dan malam.
Tak ada yang menang,
sebab kita sama-sama hancur berantakan.
Dikalahkan oleh dendam perjumpaan
yang tak kunjung menjelang.
Rindu adalah naskah Tuhan,
yang setiap saat ingin kita lawan.
Dan setiap saat itu pula
kita menerima pukulan.
Sakitnya di dada,
ditikam-tikam penderitaan.
Kekasih,
Kalau memang perang itu dilarang,
kenapa Tuhan menciptakan perpecahan
yang menyebabkan hati
saling baku hantam?
Kalau memang perang itu dilarang,
kenapa Tuhan melatih ribuan rindu menjadi pasukan
yang menyebabkan rasa
saling baku serang?
Hingga kita bergantian
saling membumihanguskan.
Akankah gencatan senjata itu datang?
Aku sudah tak tahan.
Cinta adalah bom bunuh diri
yang menyedihkan.
Mari kita adakan perjanjian perdamaian.
Aku sudah lelah dengan perang panjang.
Sebelum kita berdua
sama-sama menjadi korban,
mari bertemu dan berpelukan.
