Dirja Wiharja Dalam DIALOG IMAJINER Dialog Imajiner Saya dan Non-Saya: The Real Ultimate Panopticon 22.21
Dirja Wiharja Dalam DIALOG IMAJINER Dialog Imajiner Hamba dan Tuhan: Makrifat "Rezeki Ada yang Mengatur" 19.26
Dirja Wiharja Dalam DIALOG IMAJINER Dialog Imajiner: Wawancara Santai Dengan Seorang Anggota Dewan 21.34
Dirja Wiharja Dalam TASAWUF Menuju Mistisisme Logis sebagai Jalan Hidup (7)Penutup: Menuju Mistisisme Logis sebagai Jalan Hidup Kita telah menelusuri enam praktik yang pada pandangan pertama tamp… 20.31
Dirja Wiharja Dalam TASAWUF Membaca Buku sebagai Ritual Penghalusan Budi (6)6) Bibliomistisisme: Buku sebagai Teknologi Kesadaran Praktik keenam mungkin tampak sebagai praktik yang paling "se… 20.29· Diperbarui :20.32
Dirja Wiharja Dalam TASAWUF Sedekah sebagai Teknologi Pelepasan Kemelekatan (5)5) Paradoks Memberi yang Menerima Praktik kelima membawa kita pada salah satu paradoks terbesar dalam kehidupan spiritua… 20.29· Diperbarui :20.31
Dirja Wiharja Dalam TASAWUF Puasa sebagai Teknologi Pelemahan Ego (4)4) Paradoks Kelemahan yang Menjadi Kekuatan Praktik keempat membawa kita kepada salah satu disiplin spiritual yang palin… 20.27· Diperbarui :20.29
Dirja Wiharja Dalam TASAWUF Ritual sebagai Teknologi Pembersihan Kesadaran (3)3) Sholat, Dzikir, dan Meditasi: Energetika Ibadah Praktik ketiga membawa kita ke jantung tradisi spiritual: ritual . Shol… 20.27· Diperbarui :20.43
Dirja Wiharja Dalam TASAWUF Tiba Sebelum Berangkat—Ontologi Keyakinan (2)2) Fenomenologi Pencapaian yang Mendahului Perjalanan Praktik kedua yang akan kita telaah adalah apa yang dapat disebut … 20.26· Diperbarui :20.38
Dirja Wiharja Dalam TASAWUF Rasa Syukur sebagai Alkimia Eksistensial (1)1) Paradoks Syukur yang Mendahului Sebab Mari kita mulai dengan praktik yang paling fundamental sekaligus paling menanta… 20.25· Diperbarui :20.26