: Dirja Wiharja


Tulisan ini ditulis oleh orang tolol dengan kepala terbalik.

Ditulis sama sekali tanpa melibatkan otak, apalagi nurani, melainkan dengan teknologi dengkul semata.

Jadi, saya anjurkan siapa saja untuk tidak membacanya.

Sekali lagi, tidak ada manfaat yang Anda dapatkan dengan membaca tulisan konyol ini.

Anda akan rugi besar.

Hanya akan buang-buang waktu, buang kuota, dan buang umur saja bila meneruskan membacanya.

Sumpah!

Lebih berguna bila Anda pergi buang sampah atau buang angin daripada membaca tulisan tidak jelas seperti ini.

Hanya penyesalan ujung-ujungnya.

Bahkan sampai di paragraf kedua ini, Anda tidak akan memperoleh hikmah atau pengetahuan apa pun.

Tidak ada cakrawala, apalagi cahaya, di dalam tulisan bahlul ini.

Maklum, ditulis apa adanya menggunakan metodologi "iseng-iseng" dan dibantu aplikasi "main-main".

Persis Indonesia dengan pemerintahnya.

Maka, berpahala bagi siapa saja yang tidak membacanya.

Tulisan ini hanyalah sampah.

Terbukti, menjelang akhir paragraf kedua, Anda tidak menemukan sesuatu kecuali kekecewaan dan kesia-siaan belaka.

Tapi dasar goblok!

Anda memang goblok.

Sudah tahu tulisan ini tidak bermanfaat, tetapi Anda masih ngotot meneruskannya.

Sekali lagi, sudahlah.

Di paragraf berikutnya sama saja.

Hanya berisi rongsokan.

Suer!

Ternyata Anda tidak hanya goblok, tetapi juga kepala batu.

Sudah berkali-kali saya nasihati untuk berhenti membaca tulisan najis ini, namun tetap saja Anda bernafsu.

Kini saya tahu bahwa Anda ternyata juga orang yang rakus dan tidak punya telinga.

Hati-hati!

Tulisan ini semakin licin dan terjal.

Anak-anak dilarang tegas bermain di sini.

Jangan sampai terpeleset, jatuh, dan tersesat.

Aduh.

Juga bagi Anda penderita jantung dan gangguan jin, saya resepkan untuk sekarang juga berhenti membaca tulisan tolol ini.

Please!

Berhentilah membaca!

Tidak ada gunanya.

Ini berbahaya bagi kesehatan iman (palsu) Anda.

Stop sampai di sini.

Aduh!

Anda masih terus membaca tulisan ini.

Anda memang susah diberi ilmu.

Ya sudah.

Saya pasrah saja.

Apa boleh buat, tai kambing memang bulat.

Anda sendiri yang memilih takdir menjadi orang goblok.

Jangan protes sama saya.

Saya mau tidur dulu.

Selamat bergoblok ria.